Baca ini dulu baru ‘begitu’ :p

December 23, 2005

babytuxKali ini saya mencoba untuk menulis tentang hal-hal yang perlu dan sebaiknya diketahui oleh mereka yang belum atau baru menggunakan komputer dengan operating system Linux dan merasa bingung bila memakai Linux karena terbiasa menggunakan OS Windows, semoga tulisan ini bisa membantu mengurangi kebingungan anda (atau malah menambah kekeke… :p)

1. Kalo mo nyimpen data/file hasil ketikan ataupun download biasanya simpan di My Document atau di drive D, buka floppy/disket klik drive A nah di Linux kamu gak bakal nemu yang namanya Drive A, C, D, E, … Z. tanya kenapa ???(kek iklannya sampoerna A mild huehehehe :P ) itu karena Linux tidak mempunyai sistem pembedaan drive A, B, C dan seterusnya seperti pada Windows, Sistem operasi linux bukanlah untuk mengeja alphabet dari A sampai dengan Z, justru linux mengenali komputer dengan sistem direktori-direktori, baik mulai dari harddisk, floppy disk drive, CD-ROM dan lainnya. Misalnya saja penamaan untuk CD-ROM, linuxer bisa cari di direktori /mnt/cdrom atau floppy disk drive di direktori /mnt/floppy. Trus untuk nyimpen data-datanya di “home”( /home/namauser ) aja. Di dalam folder home loe bisa bikin rumah sendiri (folder :p) misalnya /home/namauser/keroppix. Cara bikin foldernya sama seperti biasa klik kanan mouse > new > folder.

2. Linux mempunyai sifat case-sensitive, yang berarti huruf besar dan huruf kecil mempunyai arti yang berbeda. Jadi huruf A dan a mempunyai arti yang berbeda.

3. File names yang diawali dengan tanda titik/period (cth : .keroppix) otomatis akan disembunyikan (hidden). tanya kenapa lagi ??? jawabannya ada deh kekekeke…. kalo g jelasin ntar malah garuk-garuk kepala jadi sebaiknya kalo mo ngasih nama filenya jangan dimulai dengan tanda titik biar gak kaget kalo tiba-tiba hilang (emang ada yg pernah nulis nama filenya pake titik di depan hmm… ada gak ya ? kalo g sih gak pernah kepikiran kekeke… :p)

4. Ada user g abis browsing trus nyimpen filenya di disket trus pulang, beberapa jam kemudian balik lagi katanya file yg di disket gak bisa di buka di windows diklik 2 kali malah muncul kotak gak tau artinya apa (maklum user ni gak lancar bhs inggrisnya :P ) jangan-jangan disketnya rusak neh :( . Trus g coba buka di Linux ternyata lancar-lancar aja, hhmmm kalo gitu berarti Windowsnya donk yg jelek ato karena windowsnya bajakan kali hueheheh…. :d. Cek pericek ternyata nama filenya ditulis begini :

belajarinternet.htmljoni1
joniongol
GoblinX.isoora
xxx.jpgjoni2

wah terang aja kalo di windows file kek gini gak bisa kebuka langsung kalo di klik 2 kali. tanya kenapa again ??? Begini code di belakang nama file itu seperti .html .pdf .jpeg dll adalah kode agar komputer(operating system) mengetahui file tersebut harus dibuka dengan program apa. Kalo di Windows normalnya kode file seperti ini di sembunyikan jadi yang tampak hanya nama filenya saja, katanya sih orang gak perlu tahu soal kode ini. seandainya user tadi mengerti bahasa Inggris n cuek aja nyoba” di Windows pasti bisa kebuka filenya :) , atau setidaknya mengetahui soal kode” tersebut :D . Beberapa contoh kode file yang biasa digunakan :

- *.html = Hyper Text Mark-up Language, kalo anda menyimpan halaman website/situs biasanya pake ini untuk membuka/membaca file ini pake program browser seperti Internet Explorer, Firefox, Opera, Open Office :D baca di sini lebih jelas

- *.pdf = Portable Document Format, dibaca dengan program Adobe Reader lebih jelasnya baca di sini

- *.jpeg atau *.jpg atau *.jpe = Joint Photographic Experts Group salah satu bentuk format gambar, dibaca dengan program ACDsee dan program image viewer lainnya. lebih jelasnya baca di sini contoh kode-kode gambar lainnya seperti : *.gif *.png *.psd dan lain-lain,

Kalau anda gak mau pusing dengan kode-kode ini mudah saja, caranya dengan tidak mengganti nama file pada saat anda men-save file atau bila mau mengganti/menambah nama file yang anda ingin save maka ganti atau tambahkan kata/karakter di depan/awal nama file jangan di akhir nama file !!! Satu hal lagi yang harus anda perhatikan tentang penulisan nama file yaitu walaupun Linux mendukung penulisan nama file yang panjang dan mungkin mengandung/terdapat spasi atau punctuation characters(tanda baca seperti “?’!) batasi tanda-tanda baca tersebut dengan menggunakan period/titik, dash/garis datar atau underscore (cth : keroppix-?.etocs.html) dan yang paling penting, hindari penggunaan spasi pada nama file anda, sebaiknya gunakan underscore jika memang perlu membuat spasi pada nama file anda (cth:untuk nama file keroppix etocs.html bisa ditulis menjadi keroppix_etocs.html )Nantinya anda akan berterima kasih pada diri anda sendiri bila mengingat dan melakukan hal ini :)

5. Linux mempunyai banyak GUI (Graphical User Interface) Window yang berbeda. Diantaranya ada KDE, GNOME, Sawfish, Enlightenment dan lain sebagainya. Tidak seperti MS Windows yang hanya mempunyai satu GUI. Misalnya GUI Windows 98 tidak bisa mempunyai GUI Windows 2000 atau GUI Windows XP yang wah. Window di linux mempunyai istilah tersendiri, yaitu Xwindow. Di Xwindow kita bisa menjalankan KDE atau GNOME, atau bertukaran sesuai dengan keinginan. Keren kan. tanya GUI itu apa ??? Sederhananya GUI itu yang anda liat di monitor coba tekan ctrl + alt + F1 bersamaan maka GUInya akan hilang dan muncul TUI (Text User Interface) dan anda akan tertuink- tuink hueehhehe….. soale yang muncul hanya layar hitam dan tulisan ;) kalo mau kembali ke GUI tekan ctrl + alt + F7 dan fiuuuhh……. :p lebih jelasnya tentang GUI baca di sini
lain waktu saya akan tampilkan beberapa screenshot Xwindow yang sering digunakan :D
masih bingung juga n pengen lebih jelas lagi coba baca disini biar tambah bingung huehehehhee …


pustaka : artikel-artikel Linux-Windows berlisensi GNU FDL yang g baca di Internet :D